Angkot Cisitu-Tegalega

May 26, 2008

Inilah sarana transportasi yang banyak dipakai oleh mahasiswa ITB. Tidak mengerankan jika saat ngobrol dengan salah satu sopir angkot, beliau mengatakan bahwa penumpangnya didominasi oleh mahasiwa ITB. Katanya, 40% penumpang berasal dari kampus ini. Padahal angkot ini beroperasi dari Cisitu ke Tegalega sedangkan ITB terletak kurang lebih dari 2 kilometer dari Terminal Cisitu, hanya seperberapa dari jarak Cisitu-Tegalega. Hari libur merupakan saat-saat yang sangat dikawatirkan oleh angkot-angkot ini. Saat ITB libur jelas pengumpangnya turun drastis. Penumpangnya turun 40 persen, begitu juga pendapatanya. Saat hari Sabtu dan Minggu misalnya, namun beliau juga bercerita jika hari minggu mereka sedikit lega karena penumpang yang berasal dari ITB ini digantikan oleh pengumpang yang biasa memanfaatkan jasanya untuk liburan di Kebun Binatang.

Angkot-angkot ini beroperasi sekitar 8-10 perjalanan pulang pergi, dari jam lima pagi sampai jam sembilan malam. Ketika ditanya kenapa sebelum jam sembilan sudah jarang angkot beroperasi, beliau menjawab mereka merasa tidak enak dengan tukang ojek yang bergiliran mendapatkan penumpang, yang kebanyakan adalah penduduk asli di sekitar Cisitu. Selain itu penumpang juga sudah sepi, penumpang dari ITB sudah jarang setelah lewat jam tujuh malam.

Setiap harinya mereka menyetor 160 ribu, untuk biaya bensin mereka mengeluarkan 100 ribu. Sisanya yang masuk ke kantungnya sekitar 25-40 ribu. Saat ditanya, “Saat kondisi sepi dapat berapa pak?”,beliau menjawab “ Pintar-pintar saja untuk mengakalinya”, saya tidak paham dengan maksud jawaban Bapak ini. Beliau kemudian menuturkan, selama beliau mengoperasikan angkot ini hanya terjadi satu kali kenaikan tarif. Sedangkan harga kebutuhan pokok, sudah naik beberapa kali. “Beras saja sudah naik berapa kali coba?” tanyanya.

*Tanya-jawab ini terjadi beberapa hari sebelum kenaikan BBM.


It’s all about Football

May 19, 2008

Terinspirasi dari Mas Zaky.

Layanan update score sepakbola.


Islam & Korupsi

May 2, 2008

Setelah minggu kemarin terpaksa tidak posting isi jumatan karena bingung mau nulis apa (alias tidak memperhatikan khutbah) kali ini isi khutbah akan diposting. Niat untuk nulis ini khutbah sudah ada sejak minggu kemarin sejak pembaca pengumuman membaca bahwa yang akan mengisi khutbah jumat ini adalah Athian Ali.

Allah itu baik dan hanya mau menerima yang baik-baik saja”. Kira-kira hadist inilah latar belakang khutbah minggu ini.

Pada zaman shahabat ada seseorang yang sangat menderita, orang ini berdoa dan mengharap doanya didengar oleh Allah. Melihat penderitaan orang ini para shahabat bertanya kepada rosulullah, mengapa doa orang ini tidak dikabulkan, kemudian rosul menjawab, dulu orang ini pernah hidup berkecukupan tetapi dia mendapatkan penghasilan bukan dari cara yang halal. Mana mungkin Allah akan mengabulkan do’a orang ini. Begitulah kira-kira.

Pada khutbah ini pak Athian Ali mengambil analogi yang lain : bila seseorang tidak dalam keadaan suci atau dalam keadaan batal, misalnya dalam keadaan junub, buang angin, BAB, buang ari kecil maka orang ini tidak diperbolehkan melakukan shalat. Hal yang sama juga berlaku bagi pasangan suami istri yang melakukan hubungan badan. Orang ini tidak diperkenankan masuk masjid apalagi shalat meskipun aktivitas berhubungan suami istri adalah hal yang halal. Jika orang-orang ini tetap memaksakan diri melakuka shalat mustahil shalatnya bakal diterima oleh Allah. Mereka-mereka ini boleh melakukan shalat jika sudah dalam keadaan suci.

Lalu bagaimana dengan para koruptor? Merekan malakukan Haji / Umrah dan menganggap dosanya akan diampuni oleh Allah kemudian pulang dan menikmati hasil korupsinya. Kira-kira akankah Allah mengabulkan doa para koruptor ini?

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah ? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya, sedangkan mereka mengetahui. Al Imran (3) : 135.

Dosa menurut Q.S Al Imran 135 dibagi menjadi dua :

1. Fahisah

Fahisah adalah dosa yang berkaitan dengan orang lain. Dosa ini tidak akan terhapus jika belum diselesaikan antara pelaku dengan orang yang dirugikan / tersakiti. Contoh : korupsi.

2. Dholim

Dholim artinya dosa yang akibatnya ditanggung oleh dirinya sendiri, tidak melibatkan oleh orang lain. Misalnya dosa nabi Adam saat memakan buah Khuldi yang menyebabakan dia diturunkan ke bumi. Oleh karena itu pada saat itu doa yang dipanjatkan oleh nabi Adam adalah “Robbana Dholamna anfusana ….”.

Dosa ini tidak merugikan orang lain, karena memang belum ada manusia saat itu. Contoh lain kita tidak sholat, tidak puasa. Orang lain tidak akan dirugikan.

Dosa Faahisah inilah yang paling berat. Tidak bisa kita bertobat kepada Allah lalu dosa ini terhapus sebelum kita menebus dosa kepada orang yang tersakiti / dirugikan. Misalnya ada koruptor, untuk menhapus dosanya dia pergi haji atau umroh, dia pergi dengan harta korupsinya kemudian dia bertobat dan sekembalinya ke tanah air dia nikmati lagi harta korupsinya. Mustahil orang ini akan diterima oleh Allah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya : Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut ( pailit ) itu ? Maka mereka ( para sahabat ) menjawab : orang yang pailit di antara kita adalah orang yang tidak mempunyai uang dan harta. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menerangkan : orang yang pailit dari ummatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan (pahala) shalat, puasa dan zakatnya, namun dia datang dan (dahulu di dunianya) dia telah mencela si ini, menuduh (berzina) si itu, memakan harta si ini, menumpahkan darah si itu dan telah memukul orang lain ( dengan tidak hak ), maka si ini diberikan kepadanya kebaikan orang yang membawa banyak pahala ini, dan si itu diberikan sedemikian juga, maka apabila kebaikannya sudah habis sebelum dia melunasi segala dosanya ( kepada orang lain ), maka kesalahan orang yang didzalimi di dunia itu dibebankan kepadanya, kemudian dia dilemparkan ke api neraka”. HR. Muslim.

Dalam hadist diatas dijelaskan bahwa orang yang paling bangkrut di akhirat salah satunya adalah orang yang memakan harta orang lain (korupsi) karena amalnya akan diberikan kepada orang yang pernah dia dholimi dan jika amalnya habis maka ia harus menanggung beban dosa orang yang pernah dia dholimi.

Dikisahkan, ada seorang wanita yang mengaku melakukan dosa zina, dia menghadap rosulullah dan mengakui dosanya, tapi rosul tampak tidak percaya dan menganggapnya sedang mabuk, maka rosul memerintahkan Ummu Kalsum untuk mengeceknya, ternyata benar dia tidak mabuk. Lalu rosul memintanya pulang.

Beberapa hari kemudian wanita ini mendatangi rosul, dia mengaku telah berzina kali ini dengan bukti bahwa ia sedang hamil hasil dari perzinaannya. Ia meminta agar rosul mengadilinya. Tapi kemudian rosul memintanya pulang agar menunggu 9 bulan sampai si anak terlahir. Begitu anak terlahir wanita ini kembali menghadap rosul, dan rosul memintanya untuk pulang untuk menyusui anak ini karena tidak mungkin anak ini hidup tanpa wanita tersebut. Setelah hampir 3 tahun, wanita ini kembali menemui rosul dan kemudian ditanya apakah anak tersebut telah disapih, setelah memastikan bahwa anak tersebut telah bisa ditinggal ibunya maka rosul menyiapkan hukuman bagi si wanita.

Wanita ini dirajam, pada saat itu Khalid bin Walid tampak sangat bersemangat dalam merajamnya. Tapi kemudian dia diingatkan oleh Rosul, agar lebih baik dalam menghukumnya karena wanita ini adalah seorang ahli surga.

Begitulah Islam dalam memandang masalah sosial salah satunya korupsi ,sebuah konsep yang sangat sempurna. Bahkan hak seorang bayi yang belum dilahirkan saja juga sangat diperhatikan.


Besi

April 22, 2008

Nawaitu, mulai Jum’at ini, terinspirasi dari pak blogger terkenal di gedung sebelah saya berniat memposting isi khutbah jumat yang saya ikuti dimanapun itu salah satu tujuannya buat tombo ngantuk saat mendengarkan khutbah. Kita mulai saja.

Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (Al Hadid 25).

Diatas adalah terjemahan dari Q.S Al Hadid 25. Al Hadid berarti besi. Dijelaskan bahwa besi diciptakan oleh Allah padahal dalam penggalan ayat tersebut jelas bahwa dimulai dengan ‘Wa anzalna’ yang artinya “Dan Kami turunkan”. Berdasarkan penelitian science, sebenarnya besi memang diturunkan dari langit. Besi atau logam yang ada di bumi berasal dari bintang-bintang yang telah mati karena kehabisan bahan bakar (hidrogen) yang kemudian jatuh ke bumi.

Besi merupakan salah satu logam yang ada di bumi ini. Massa bumi sebagian besar disusun oleh logam ini. Sekitar 30% penyusun masa bumi adalah besi. Namun besi lebih banyak berada di inti bumi (core) bukan lapisan atas bumi. Dalam tabel sistem periodik unsur, logam ini berada di golongan tengah, golongan empat, dan diatara unsur yang ada di golongan empat ini besi terletak di tengah pula. Logam ini memiliki 26 elektron.


Kereta Api Argo Kahuripan

April 7, 2008

Ini adalah salah satu nama kereta api yang beroperasi di Jawa. Rute yang ditempuh kereta ini adalah Bandung-Kediri. Jangan salah, karena memiliki nama argo, jangan membayangkan seperti kereta jenis argo yang lain yang dilengkapi fasilitas kursi yang empuk, AC yang sejuk, dan toilet yang tidak buruk. Kereta ini adalah jenis kereta ekonomi atau biasa disebut kelas tiga. Ini adalah salah satu sarana transportasi termurah di pulau jawa bayangkan saja harga tiket dari bandung ke Solo cuma Rp.28.000 + seribu rupiah untuk biaya asuransi. Bahkan kalau kita tahu caranya, biaya yang super murah itu bisa dikonfigurasi ulang sehingga bisa berkurang menjadi tiga ribu rupiah dikalikan dengan frekuensi petugas tiket memeriksa tiket kita.

Di kalangan teman-teman mahasiswa yang biasa atau pernah memakai jasanya, kereta ini memiliki beberapa versi nama. Pertama, Argo Sabar. Ya, karena kelas ekonomi saat melaju di atas rel, kereta ini tidak pernah tidak mengalah jika jalur yang dipakai dilalui kereta dengan kelas diatasnya, bisnis atau eksekutif misalnya. Hampir di setiap stasiun, baik stasiun besar atau kecil, dipastikan kereta ini akan berhenti. Waktu berhentinya pun tidak hanya dua menit tapi bisa lebih dari limabelas menit. Penumpang dituntut untuk ekstra sabar jika memanfaatkan jasa kereta ini. Tidak salah jika kereta ini dinamai Argo Sabar.

Kedua, Argo Sengsoro, sengsoro dalam bahasa Indonesia diartikan sengsara atau menderita. Agak ekstrem juga nama yang satu ini. Namun ada benarnya juga. Besar kemungkinan kita tidak mendapatkan tempat duduk, untuk jarak dekat mungkin tidak menjadi soal tapi bagaimana jika dari Bandung sampai Jogja/Solo baru mendapatkan tempat duduk? Penderitaan bisa berkurang jika kita mau memanfaatkan gang sempit antar kursi untuk meletakkan pinggul kita, dengan syarat jika ada pedagang asongan yang hilir mudik kita harus legowo bersiap untuk berdiri dan mempersilakan pedagang tesebut untuk berlalu lalang tidak terkecuali jika kita sedang tertidur dengan pulasnya di tengah malam yang gelap.

Nama yang ketiga, Argo Ngoyo. Ngoyo dalam bahasa Indonesia bisa diartikan memaksakan diri. Ngoyo berlaku baik bagi penumpang maupun bagi lokomotif. Lokomotif dengan ‘ngoyo’ menarik sejumlah gerbong yang berpenumpang penuh sesak untuk jarak yang relative jauh. Penumpang juga demikian, masih banyak alat transportasi yang lebih nyaman daripada memilih kereta ini, namun para “penggemar” kereta ini tetap saja setia.

Nama terakhir, Kereta Kehidupan, ini adalah terjemahan dari kata kahuripan itu sendiri yang kurang lebih artinya adalah kehidupan. Di kereta ini akan kita temui potret kehidupan bangsa ini. Dari mulai penumpang yang kebanyakan bekerja di sektor informal sampai pengemis yang mencari belas kasihan dari para penumpang. Bahkan kalau kita ‘beruntung’ akan kita temui spesies lain yang ikut memanfaatkan jasa kereta ini dari mulai kecoa, semut sampai hewan yang dibawa oleh penumpang itu sendiri.


Mengenal Diri

March 3, 2008

Mengenal diri, inilah yang senantiasa diulang-ulang. Buku-buku manajemen diri mencantumkan kata ini. Buku-buku motivasi juga. Pelatihan pengembangan diri apalagi. Dalam wawancara kerja atau anggota organisai kata ini seringkali atau malah wajib ditanyakan untuk mengetahui seberapa jauh para calon mengenal diri mereka. Dalam buku-buku atau pelatihan kata ini sering digunakan  dengan tujuan agar para pembaca atau peserta dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk mencapai kesuksesan.

Apa yang biasanya dibahas? Yang menjadi inti dari ajaran “mengenal diri” biasanya adalah apa kelebihan yang kita miliki, apa kekurangan diri, kemudian bagaimana caranya untuk memanagenya. Bagaimana dengan kita mengetahui kelebihan, kita dapat memanfaatkan seoptimal mungkin potensi untuk mencapai kesuksesan. Dengan mengetahui kelemahan kita bisa memperbaiki kelemahan-kelemahan untuk menjadi lebih baik. Kerena kelemahan atau kekurangan bukanlah final state yang tidak bisa diubah. Strategi yang cocok untuk setiap pribadi juga dapat dipilih berdasarkan kapasitas diri masing-masing.

Tapi ternyata ada beberapa pertanyaan yang kurang yang semestinya juga membutuhkan jawaban mengenai pengenalan diri ini. Padahal hal inilah yang sangat esensial. Misalnya di dalam kamar tiba-tiba ada sebuah benda aneh. Pasti kita akan bertanya, benda apakah ini? Kenapa bisa sampai di dalam kamar? Siapa yang membawanya? Setelah pertanyaan ini terjawab, dan misalnya, ternyata benda yang ada di kamar tadi adalah kiriman dari planet Mars. Yang mengirimkannya adalah alien dan jawaban-jawaban lainnya, kemudian dalam benak kita timbul pertanyaan lagi. Untuk apa dia mengirim benda ini? Harus saya apakan benda ini? dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang mungkin muncul.

Pertanyaan-pertanyaan diatas harusnya muncul untuk mengenali sesuatu, termasuk untuk mengenali diri kita. Pertanyaan mengenai siapa kita, siapa yang menciptakan kita, mengapa kita diciptakan, apa tujuan kita diciptakan, karena kita hidup, maka jika kita mati akan kembali kemana. Pertanyaan-pertanyaan ini juga sama bobotnya atau bahkan lebih mendasar untuk dijawab.  Lalu apakah tidak lebih baik jika kita mulai mempersiapkan sehingga pertanyaan-pertanyaan seperti ini akan lebih mudah dijawab atau malah pertanyaan ini tidak perlu dijawab sama sekali karena tidak penting atau malah tidak ada jawabannya?


Google vs KPB

February 15, 2008

Berawal dari kuliah KPB, salah satu kuliah wajib IF dari Teknik Industri. Dua kali kuliah dosen pengajar tampak menyenangkan, namanya Pak Joko Siswanto. Pengalaman hidup yang beliau ceritakan memancing saya untuk mengetik frase “Joko Siswanto” di textbox nya google.

Dapet beberapa halaman yang isinya tentang Pak Joko. Satu persatu saya periksa dan dapetlah dokumen blog dari seorang peserta mata kuliah ini karena ada kata informatics engeneering. Aku periksa. weleh-weleh ternyata isinya jauh dari kenyataan.

Tapi ngomong-ngomong, sekali lagi saya akui google memang hebat. Blog posted 10:51 PM dan belum nyampe jam 11.30 PM google udah mengindex postingan tersebut.

Akhirnya postingan tersebut menjadi sangat terkenal. Mirip Java vs .NET ato Windows vs Linux atao Om Roy vs non-Om Roy atao Juventus vs Intermilan atao posting panas lainnnya.

Biar tidak semakin terkenal postingan tersebut sengaja tidak saya link.


Foto untuk KSM-nya yang Jelek

February 1, 2008

Pengalaman menggelikan waktu ngambil Kartu Studi Mahasiswa di Aula Timur ITB. Seperti semester-semester sebelumnya, sebagai sarat untuk mengambil KSM mahasiswa diharuskan membawa foto 3×4, KSM lama dan tentu saja Form Rencana Studi telah disetujui dosen wali.

Ada sekitar dua petugas yang jaga. Saat pak petugas meminta foto, saya kasih fotoku, tiba-tiba Bapak petugas ngomel, “Mas fotonya jelek banget…hitam kayak gini, lain kali bawa foto yang lebih baik ya..” (kenyataannya memang demikian soalnya foto itu memang sudah lusuh, foto SMA yang sudah hitam kena tinta yang ada di dalam tas, oh ya… saya konfirmasi dulu yang jelek fotonya bukan orang yang ada di foto tersebut lho) kemudian saya jawab “Baik pak, kayaknya ini yang terakhir kok pak” (sambil menghayal lulus bulan Juli 2008).

Kemudia petugas yang satunya coba menenangkan suasana, “Sudahlah pak, jangan gitu ga enak lah…foto kan fotonya sendiri kenapa Bapak yang ngomel-ngomel”, bener juga kata bapak yang satu ini.

Akhirnya Pak petugas mulai tenang dan mengambil gunting untuk merapikan foto saya biar bagian tepi foto yang sudah lusuh tidak terlalu mencolok dan KSM pun dicetak.


Liga Indonesia

September 25, 2007

Beberapa klub liga Indonesia terancam gulung tikar akibat kondisi keuangannya, begitulah pemberitaan salah satu acara bola yang ditayangkan di salah satu tv swasta Indonesia minggu lalu. Dua klub yang terancam adalah PSMS Medan dan Persib Bandung. Persib siap dijual dan PSMS siap tidak melanjutkan kiprahnya di liga Indonesia

Pemda sudah tidak sanggup lagi membiayai klub-klub yang berlaga di liga indonesia mengingat biaya yang dikeluarkan terkesan tdk terkontrol. Klub rela merogoh kocek hingga lebih dari 1 M hanya untuk mendapatkan seorang pemain, hal yang menurutku sangat silly.  Pemain-pemain mahal di lapangan juga tidak memperlihatkan kalo dirinya memang mahal, kelakuannya masih sama dengan pemain tarkam di kampungku (setiap 17an tidak absen dengan apa yang namanya kerusuhan) apalagi skill yang ditujukkan. Begitulah jika virus kapitalisme sudah merambah ke dunia sepakbola.

Bagi saya pribadi, sangat menyarankan bagi Pemda untuk tidak membiayai klub-klub tersebut, masih banyak hal lain yang lebih penting dan mendesak untuk dilakukan. Gunakan alokasi dana klub untuk membiayai pendidikan atau memperbaiki sarana kesehatan atau membangun sarana umum lainnya, yang pasti akan lebih bermanfaat daripada membiayai klub-klub tersebut.

Kalo klub-klub tersebut kekurangan dana akibat pembinaan pemain-pemain muda atau membangun fasilitas olahraga hal itu  mungkin masih ditolelir, tapi untuk alasan penggajian pemain itu masalah lain.  Lebih baik klub-klub Indonesia kembali memasang pemain-pemain lokal, kalo ga mau dikontrak dengan nilai sewajarnya suruh pergi aja pemain2 itu. Walaupun liga Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain asing + pemain lokal yang mahal, bagi saya liga Indonesai masih tetap menarik.


Hello World! EJB 3 dengan Glassfish

September 25, 2007

Berikut ini saya tulis bagaimana membuat sebuah session bean EJB 3 yang sangat mudah, syarat-syarat yang harus dilengkapi :

  1. Java SDK sudah terinstall (versi 1.5 keatas), dan variable JAVA_HOME sudah diset
  2. Glassfish aplication server, dapat didownload gratis. Pada tutorial ini dipakai glassfish-installer-v2-b58g.jar. Cara instalasi glassfish : taruh file glassfish-installer-v2-b58g.jar di /home/user/java, kemudian eksekusi dengan perintah java -jar glassfish-installer-v2-b58g.jar. Setelah selesai masuk ke folder glassfish. Dan eksekusi dengan perintah : lib/ant/bin/ant -f setup.xml. Jika muncul pesan BUILD SUCCESSFUL berarti instalasi Glassfish anda sudah berhasil. Masuk ke glassfish/bin dan eksekusi asadmin start-domain. Cek http://localhost:4848
  3. Eclipse. Juga dapat didownload gratis. Pada tutorial ini dipakai bundle eclipse yang telah ada di Fedora 6. Untuk menginsatall cukup eksekusi yum install eclipse-sdk.
  4. Buat java project dengan Eclipse kasih nama HelloWorldBean. Klik kanan HelloWorldBean–>properties->Java Build Path–>Libraries–>Add External JARs. Masuk ke ../glassfish/lib tambahkan javaee.jar dan appserv-rt.jar. Klik OK
  5. Klik kanan HelloWorldBean–>new–>package. Berinama test.bean.helloworld (terserah anda). Klik kanan package ini dan new–>interface berinama HelloWorld. Berikut isi filenya :

package org.bean.helloworld;

import javax.ejb.Remote;
@Remote

public interface HelloWorld {
public String sayHello(String nama);

}

Klik kanan new–>class berinama HelloWorldBean. Berikut ini filenya :

package org.bean.helloworld;

import javax.ejb.Stateless;

@Stateless(name=“hello”, mappedName=“ejb/HelloWorld”)

public class HelloWorldBean implements HelloWorld{

public String sayHello(String nama) {

// TODO Auto-generated method stub

return “Hello “ + nama;

}

}

Klik kanan HelloWorldBean–>new–>package. Berinama test.bean.helloworld.test (terserah anda). Klik kanan package ini dan new–>class berinama HelloWorldTest. Berikut isi filenya :

package org.bean.helloworld.test;

import javax.naming.InitialContext;

import org.bean.helloworld.*;

public class HelloWorldTest {

public void runTest() throws Exception {

InitialContext ctx = new InitialContext();

HelloWorld bean = (HelloWorld) ctx.lookup(“ejb/test”);

String result = bean.sayHello(“World!”);

System.out.println(result);

}

public static void main(String[] args) {

try {

HelloWorldTest helloWorldTest = new HelloWorldTest();

helloWorldTest.runTest();

} catch (Exception e) {

e.printStackTrace();

}

}

}

  1. Sudah hampir selesai..
  2. Langkah selanjutnya adalah deploy aplikasi kita ke app server. Klik akan HelloWorldBean–>export–>Java–>JAR file–>next. Pada export destination browse ke …/glassfish/domains/domain1/autodeploy berinama helloworld.jar. Finish.
  3. Klik kanan file HelloWorldTest.java–>Run As–>Java Application. Jika di Console muncul tulisan HelloWorld! Maka aplikasi anda telah benar…Selamat!!!.