Urgensi Dakwah

Dakwah mengajak ke jalan Allah dan memerintahkan perbuatan baik dan mencegah kemungkaran merupakan kewajiban setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan. Hal ini sangat jelas dalam AlQuran dan Sunnah dan pendapat-pendapat para ulama.

Dan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
“Artinya : Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya, jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.”HR. Muslim dalam Al-Iman (49).

Diantara syarat-syarat seorang pendai:

1. Menjadi orang yang lebih dahulu melakukan apa yang diserukannya dan menjadi orang yang
paling dahulu menjauhi apa yang dilarangnya, sehingga ia tidak termasuk ke dalam golongan orang-orang yang dicela Allah SWT dalam firman-Nya

“Artinya : Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca Al-Kitab (Taurat) Maka tidakkah kamu berpikir.” [Al-Baqarah: 44]

Dan firmanNya.

“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat. Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.” [Ash-Shaf: 2-3].

Tidak seperti lilin yang berusaha menerangi keadaan disekitarnya namun ia sendiri terbakar.

2. Mempelajai apa yang akan diserunya sampai yakin benar bahwa masalah tersebut baik atau mungkar berdasarkan dalil syar’i sehingga dengan demikian pengingkaran mereka itu berdasarkan hujjah yang nyata, hal ini berdasarkan firman Allah

“Katakanlah: ‘Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.” [Yusuf: 108].

3. Dilakukan dengan cara yang halus, tutur kata dan sikap yang baik agar mereka bisa menerima sehingga lebih banyak berbuat baik daripada kerusakan, hal ini berdasarkan firman Allah

“Artinya : Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.” [An-Nahl: 125]

Dan firmanNya.
“Artinya : Disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. ” [Ali Imran: 159]

Serta sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Barangsiapa tidak terdapat kelembutan padanya, maka tidak ada kebaikan padanya.”[1]

Dan sabdanya.
“Artinya : Tidaklah kelembutan itu ada pada sesuatu kecuali akan mem-perindahnya, dan tidaklah (kelembutan) itu tercabut dari sesuatu kecuali akan memburukkannya.”[2]

Serta berdasarkan hadits-hadits shahih lainnya.

4. Mengambil pemahaman tentang Islam secara benar

Dakwah mengajak kepada tauhid dan menetapkan tauhid didalam hati manusia mengharuskan kita tidak melewati ayat-ayat tanpa perincian sebagaimana pada masa-masa awal. Demikian itu karena:

a. Mereka memahami ungkapan-ungkapan bahasa arab dengan mudah

b. Ketika itu tidak ada penyimpangan dalam hal aqidah yang muncul dari ilmu

filsafat dan ilmu kalam yang bertentangan dengan aqidah yang lurus. Kondisi kita pada saat ini berbeda dengan kondisi kaum muslimin pada masa-masa awal. Maka kita tidak boleh menganggap bahwa dakwah mengajak kepada aqidah yang benar pada masa ini adalah mudah seperti keadaan masa-masa awal.

/* artikel tugas AAEI */

Advertisements

3 Responses to Urgensi Dakwah

  1. Nedi says:

    as. ana izin download artikelnya ya.jzkl

  2. mulinnuha says:

    Ana ijin copast artikelnya ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: