Muddy

Kemarin saat makan siang lagi-lagi ada yang aneh terjadi di televisi.
Keanehan ini juga tidak jauh2 dari keanehan in my previous post. Karena
sudah tidak sabar menunggu kapan bencaan ini dihentikan oleh Allah Ta’ala
warga di porong menggunakan dukun agar bencana ini segera berakhir.

Kalo tidak salah sudah 2 bulan ini semburan lumpur terus-menerus keluar dari
perut bumi. Menenggelamkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya, sampai-sampai
menurut salah seorang dosen di fakultas Xxx mengatakan bahwa Surabaya bisa jadi
akan ikut terendam lumpur ini, Masya Allah. Bagaiman jikalau ini terjadi?
Seharusnya moment ini bisa kita jadikan sebagai titik balik kita kembali
ber-Illah hanya kepada-Nya, bukan sebaliknya justru semakin ingkar.
Apakah para dukun itu lebih punya kekuatan/kekuasaan dari pada Allah Ta’ala?
tentu saja tidak.

Masih dari TV, para warga di Porong menghentikan kendaraan yang melewati porong
mereka dilarang melewati jalan itu. Saat berita itu diliput saya melihat sebuah
truk, mungkin berisi makanan, yang dihadang agar tidak melewati jalur tersebut.
Bukannya hal ini justru menimbulkan bencana yang baru bagi masyarakat yang
berkepentingan terhadap kendaraan-kendaraan yang dihadang itu? (rekursif dong?)

Oh ya.. dapat kabar lagi dari salah seorang temen, katanya persis sebelum terjadi
semburan lumpur ini, masa dari porong Sidoarjo menyerbu markas FPI di Surabaya
berkaitan dengan kasus “Gus Dur menghina Al Qur’an”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: