Liga Indonesia

Beberapa klub liga Indonesia terancam gulung tikar akibat kondisi keuangannya, begitulah pemberitaan salah satu acara bola yang ditayangkan di salah satu tv swasta Indonesia minggu lalu. Dua klub yang terancam adalah PSMS Medan dan Persib Bandung. Persib siap dijual dan PSMS siap tidak melanjutkan kiprahnya di liga Indonesia

Pemda sudah tidak sanggup lagi membiayai klub-klub yang berlaga di liga indonesia mengingat biaya yang dikeluarkan terkesan tdk terkontrol. Klub rela merogoh kocek hingga lebih dari 1 M hanya untuk mendapatkan seorang pemain, hal yang menurutku sangat silly.  Pemain-pemain mahal di lapangan juga tidak memperlihatkan kalo dirinya memang mahal, kelakuannya masih sama dengan pemain tarkam di kampungku (setiap 17an tidak absen dengan apa yang namanya kerusuhan) apalagi skill yang ditujukkan. Begitulah jika virus kapitalisme sudah merambah ke dunia sepakbola.

Bagi saya pribadi, sangat menyarankan bagi Pemda untuk tidak membiayai klub-klub tersebut, masih banyak hal lain yang lebih penting dan mendesak untuk dilakukan. Gunakan alokasi dana klub untuk membiayai pendidikan atau memperbaiki sarana kesehatan atau membangun sarana umum lainnya, yang pasti akan lebih bermanfaat daripada membiayai klub-klub tersebut.

Kalo klub-klub tersebut kekurangan dana akibat pembinaan pemain-pemain muda atau membangun fasilitas olahraga hal itu  mungkin masih ditolelir, tapi untuk alasan penggajian pemain itu masalah lain.  Lebih baik klub-klub Indonesia kembali memasang pemain-pemain lokal, kalo ga mau dikontrak dengan nilai sewajarnya suruh pergi aja pemain2 itu. Walaupun liga Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain asing + pemain lokal yang mahal, bagi saya liga Indonesai masih tetap menarik.

Advertisements

5 Responses to Liga Indonesia

  1. ery says:

    iya nih, rupanya indonesia pengen sepakbola nasional berubah menjadi sebuah industri seperti di eropa… tapi apa daya infrastrukturnya belum ‘sampai’… yang dijual apa? permainan tarkam, asal tendang, kalo kalah njotos, plus penonton yang super anarki??? lapangan yang gronjal2? pake bergaya beli pemain asing, tapi kualitas seadanya… gajinya mahal2… niru2 eropa… wah jangan lah. betul mas han, prioritaskan dana pemda ke pos2 yang lain…

  2. benbego says:

    salam kenal aja deh! lon kenal kan? 😀

  3. hananto says:

    @Medan : sama-sama

    @Ery : kita baru bisa kritik PSSI lwt blog nih semoga bermanfaat, majulah sepakbola indonesia !

    @bengego : salam kenal juga

  4. gopi says:

    update han… sibuk TA to?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: