Kereta Api Argo Kahuripan

Ini adalah salah satu nama kereta api yang beroperasi di Jawa. Rute yang ditempuh kereta ini adalah Bandung-Kediri. Jangan salah, karena memiliki nama argo, jangan membayangkan seperti kereta jenis argo yang lain yang dilengkapi fasilitas kursi yang empuk, AC yang sejuk, dan toilet yang tidak buruk. Kereta ini adalah jenis kereta ekonomi atau biasa disebut kelas tiga. Ini adalah salah satu sarana transportasi termurah di pulau jawa bayangkan saja harga tiket dari bandung ke Solo cuma Rp.28.000 + seribu rupiah untuk biaya asuransi. Bahkan kalau kita tahu caranya, biaya yang super murah itu bisa dikonfigurasi ulang sehingga bisa berkurang menjadi tiga ribu rupiah dikalikan dengan frekuensi petugas tiket memeriksa tiket kita.

Di kalangan teman-teman mahasiswa yang biasa atau pernah memakai jasanya, kereta ini memiliki beberapa versi nama. Pertama, Argo Sabar. Ya, karena kelas ekonomi saat melaju di atas rel, kereta ini tidak pernah tidak mengalah jika jalur yang dipakai dilalui kereta dengan kelas diatasnya, bisnis atau eksekutif misalnya. Hampir di setiap stasiun, baik stasiun besar atau kecil, dipastikan kereta ini akan berhenti. Waktu berhentinya pun tidak hanya dua menit tapi bisa lebih dari limabelas menit. Penumpang dituntut untuk ekstra sabar jika memanfaatkan jasa kereta ini. Tidak salah jika kereta ini dinamai Argo Sabar.

Kedua, Argo Sengsoro, sengsoro dalam bahasa Indonesia diartikan sengsara atau menderita. Agak ekstrem juga nama yang satu ini. Namun ada benarnya juga. Besar kemungkinan kita tidak mendapatkan tempat duduk, untuk jarak dekat mungkin tidak menjadi soal tapi bagaimana jika dari Bandung sampai Jogja/Solo baru mendapatkan tempat duduk? Penderitaan bisa berkurang jika kita mau memanfaatkan gang sempit antar kursi untuk meletakkan pinggul kita, dengan syarat jika ada pedagang asongan yang hilir mudik kita harus legowo bersiap untuk berdiri dan mempersilakan pedagang tesebut untuk berlalu lalang tidak terkecuali jika kita sedang tertidur dengan pulasnya di tengah malam yang gelap.

Nama yang ketiga, Argo Ngoyo. Ngoyo dalam bahasa Indonesia bisa diartikan memaksakan diri. Ngoyo berlaku baik bagi penumpang maupun bagi lokomotif. Lokomotif dengan ‘ngoyo’ menarik sejumlah gerbong yang berpenumpang penuh sesak untuk jarak yang relative jauh. Penumpang juga demikian, masih banyak alat transportasi yang lebih nyaman daripada memilih kereta ini, namun para “penggemar” kereta ini tetap saja setia.

Nama terakhir, Kereta Kehidupan, ini adalah terjemahan dari kata kahuripan itu sendiri yang kurang lebih artinya adalah kehidupan. Di kereta ini akan kita temui potret kehidupan bangsa ini. Dari mulai penumpang yang kebanyakan bekerja di sektor informal sampai pengemis yang mencari belas kasihan dari para penumpang. Bahkan kalau kita ‘beruntung’ akan kita temui spesies lain yang ikut memanfaatkan jasa kereta ini dari mulai kecoa, semut sampai hewan yang dibawa oleh penumpang itu sendiri.

Advertisements

11 Responses to Kereta Api Argo Kahuripan

  1. xinuc says:

    Weis, tajam kali analisis kk hana ini. Sayang ga da yg komen 😦 yo wis, iki tak komeni :p

  2. ikanteri says:

    Kereta kenangan ini kk, cuma sekarang mulai mengurangi naik kereta ini.
    Btw, smpe kediri 38.000, murah meriah penuh sampah, he…he…,
    lebih mahal dari parahyangan sekarang ya ^^

  3. hananto says:

    @xinuc : goro-goro wis mengalami ee

    @ikanteri : bukannya kalo dah sampe Jogja/Solo ada yang bersihin sampahnya ya..bayar seiklasnya..

  4. Febrian says:

    gw pernah naek kereta itu sampe kediri..

    mantap deh..

    blom jadi orang indonesia kalo blom naek kereta ekonomi
    😆

  5. tika says:

    hahaaaaa…
    gitu ya.. waduh.. btw kereta ini berangkat jam berapa dari bandung??
    trus dari kediri ada kereta yang langsung ke malang ga?
    mohon jawabannya dikirim ke indahballack@yahoo.com
    trims

  6. hananto says:

    @tika
    jawabannya dah saya kirim ke email tuh..
    thx dah mampir ya 🙂

  7. errick says:

    hahaha… keren2

  8. hamdan says:

    aq mu nanya nih law sekarang ka kahuripan fasilitasnya enak ga

  9. ari says:

    enak juga pernah ngrasain bandung – solo berdiri, sebab mau duduk aja nggak bisa..hehe
    meskipun demikian bikin kangen untuk naik lagi.

  10. hananto edy says:

    @hamdan: kayaknya sama aja ato kemungkinan malah tambah parah
    @ari: bdg-jogja ato bdg-solo hampir sama lah mas..kalo saya blm pengin lagi hehehe..

  11. fanfan says:

    wah kereta ini emang istimewa…! betapa tidak.! kereta ekonomi dengan jarak tempuh jauh bgt gak salah kalo banyak peminatnya, lgi pula untk jarak sejauh Bdg-Kedri cma disediain 7 grbong kadang kalo bruntung bsa 10 grbong kalo libran. Fasilitas tambahan yang seru yaitu pemandangan alam antara Banjar-Cipendeuy sip deh pokoknya buat yg ska fotografi cocok bgt!.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: