Ramadhon, Syahrul Mubarak wa Syahrul Arrisalatul Akhir

Kalo diterjemahkan judul tadi kira-kira “Ramadhan Bulan Berkah dan Tugas Akhir”. Detik-detik tugas akhir yang melelahakan. Tanggal 23 September Buku TA harus dikumpulin, tapi tanggal 22 dokumen TA masih dalam status revisi. Pembimbing belum menyatakan kesetujuannya sampai pukul 7 lebih dikit (habis Isya) lewat SMS.

Akhirnya Printer dinyalakan 2 buah dokumen dengan tebal masing2 91 hlm mulai diprint. Itu masih menyisakan 2 buah dokumen teknis yang saya sisakan untuk diprint di tukang print karena dokumen tersebut dipenuhi dengan gambar-gambar aneh yang tidak readable (UML).

Pukul 9.30 berbekal uang, flashdisk, jaket tebal, air mineral dan tak lupa sarung. Meluncur ke tukang cetak dokumen TA dan printing. Memilih-milih percetakan mana yang akan dipakai, supaya tidak perlu antre. Dapet salah satu yang masih kosong. Akhirnya dua buah dokumen teknis tercetak.

Pindah ke percetakan lain yang lebih dipercaya untuk penjilidan. Selesai pukul 11 lebih dikit dan besoknya bisa diambil pukul 10 pagi.

Dari sini peralatan selain uang dan flashdisk mulai terpakai, meluncur ke Salman, ikut I’tikaf. Niatnya I’tikaf padahal sampai Salman cuma baca beberapa lembar Mushaf langsung tertidur (tak lupa memakai jaket tebal dan sarung).

Pukul 2 bangun, dibangunin lebih tepatnya. Shalat. Cuma kuat empat rekaat, sudah mendekati pukul 3. Waktunya pulang, di rumah sudah ada menu sahur soalnya. Dalam perjalanan pulang di jalan ketemu dengan Bapak-bapak yang biasa memungut sampah. Mereka berada di pinggir jalan ditemani perapian. Sedang makan sahur juga rupanya (nasi bungkus). Saya sedikit menatap mereka. Tiba-tiba bapak tersebut menawari “Sahur A'”. Ya bapak-bapak tadi puasa juga rupanya.

ya Bapak-bapak tadi, sahur, dipinggir jalan, dengan menu seadanya, jam 3 pagi, dingin…makanya membuat perapian, masih menawari saya yang dirumah sudah ada menu sahur tinggal makan. Ga dingin, ditemani “Sahur Cagur” dilanjutkan dengan “Abdel dan Temon” malah.

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan”. Ayat ini diulang sampai 31 tiga kali di Q.S. Ar-Rahman, dihitung pake jari tangan + kaki saja masih kurang.

Advertisements

One Response to Ramadhon, Syahrul Mubarak wa Syahrul Arrisalatul Akhir

  1. dekaaditia says:

    Yang penting khan sekarang dah lulus to bos ?
    cie cie cie, hananto edy wibowo ST gitu lhooo ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: