Project Scope vs Product Scope

July 30, 2012

Istilah diatas sekilas adalah sama, namun dalam terminologi proyek berbasis PMBOK hal tersebut berbeda, berikut adalah definisinya menurut PMBOK 4th Edition.

Product Scope: The features and functions that characterize a product, service, or result.

Project Scope: The work that must be performed to deliver a product, service, or result with the specified features and functions.

Jadi product scope lebih berorientasi pada hasil akhirnya, sedangkan project berorientasi process apa saja yg musti dilakukan. Misalnya dalam proyek installasi kabel fiber optik. Maka product scopenya adalah tergelarnya fiber optic  sehingga bisa mengalirkan gelombang sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan (requirement).  Sedangkan project scope-nya adalah semua pekerjaan yang diperlukan untuk menggelar fiber optik tadi: planning /design, pabrikasi, delivery material, pekerjaan galian, penyambungan, testing dan serah terima pekerjaan. Jadi disini cakupan dari project scope lebih luas.

Oh iya ada satu lagi istilah yang muncul saat membicarakan hal diatas, yakni requirement. Lalu apa itu requirement, requirement bisa diartikan sebagai suatu kondisi yang harus dipenuhi oleh suatu sistem sesuai dg standard, kontrak atau dokumen formal lain.

Advertisements